![]() |
| Produk Seluruh Kelompok |
Hari ini, Kamis 12 Mei 2016, kami melakukan penilaian atas produk yang telah dibuat oleh kelompok lain. Berikut ini adalah penilaian atau komentar terhadap produk-produk mereka.
![]() |
| Spaghetti Pangang (Kelompok 1) |
Kelompok 1 membuat makanan spaghetti panggang. Menurut kami, spaghetti panggang sudah enak dan dikemas dengan baik. Produk mereka menggunakan alumunium foil untuk kemasannya demi menjaga ketahanan makanan. Akan tetapi, spaghetti lengket sehingga sedikit sulit untuk mengambilnya meskipun menggunakan garpu. Produk tersebut juga kurang bumbu atau rasanya hambar.
![]() |
| Susu rasa mocca (Kelompok 2) |
Kelompok 2 membuat susu rasa mocca. Menurut kami, susu yang mereka buat dikemas dengan baik dengan botol yang menarik. Akan tetapi, susu terlalu manis dan rasa mocca tidak terasa.
![]() |
| Risoles (Kelompok 4) |
Kelompok 4 membuat risoles. Menurut kami, risoles ini menggunakan sosis yang utuh (bulat) tetapi hanya pada bagian tengah saja. Produk tersebut juga hanya terasa keju saja dan rasanya hambar seperti kurang bumbu.
![]() |
| Boleo (Kelompok 5) |
Kelompok 5 membuat camilan Boleo yaitu coklat yang berisi Oreo yang dilapisi coklat. Menurut kami, Boleo adalah camilan yang enak dan manis. Akan tetapi, produk tidak memiliki kemasan yang baik serta menarik. Produk masih kurang dilapisi coklat sehingga terdapat bagian yang terlihat isi (oreo). Ditinjau dari harganya sebesar Rp 5000 tergolong mahal dan kurang sesuai dengan ukurannya.
![]() |
| Sandwich isi telur (Kelompok 6) |
Kelompok 6 membuat sandwich yang dilubangi dan diisi dengan telur mata sapi. Menurut kami, sandwich yang telah dibuat rasanya sudah enak. Akan tetapi, telur mata sapi tidak ada rasa dan kurang pedas. Dan produk tidak memiliki kemasan yang mendungkung untuk menjaga ketahanan makanan.
Kelompok 7 membuat Macaroni Nguepet. Camilan ini cocok untuk mengisi waktu kosong. Menurut kami, produk sudah memiliki kemasan tetapi kemasan memiliki logo babi dimana menjadi kekhawatiran bagi calon konsumen akan keamanannya (halal). Sehingga menyebabkan hal tersebut menjadi ancaman (threat) yang sepertinya sengaja dibuat. Macaroni juga masih terlalu keras. Kelompok juga memilih bumbu yang terlalu tajam bagi variasi rasanya.
![]() |
| Puding (Kelompok 8) |
Kelompok 8 membuat puding. Puding ini memilih santan dalam komposisi pembuatannya. Akan tetapi, kelompok menggunakan santan yang terlalu banyak. Produk juga belum memiliki kemasan yang menarik dan kurang sesuai antara kemasan dan isinya (puding).
![]() |
| Keripik Brokoli Shaolin |
Kami dari kelompok 3 membuat camilan keripik brokoli bernama Shaolin. Camilan ini dibuat sendiri oleh KADZARUFI (nama gabungan dari anggota kelompok). Selain camilan ini mengenyangkan, camilan ini juga sehat karena berbahan dasar sayuran yaitu brokoli.
Berdasarkan penilaian dari teman-teman kelompok lain, Shaolin sudah memiliki rasa dan bumbu yang pas dan enak. Akan tetapi, camilan ini agak keras. Hal ini disebabkan karena adanya komposisi tepung sagu tani (tepung kanji) di dalam produk. Dan kemungkinan adonan diaduk kurang merata.
Kami akan terus merevisi dan menyiasati kekurangan produk kami. Kami akan mengubah resep atau adonan komposisinya. Kami juga selalu memperhatikan keamanan, higienis, dan rasa dari produk kami. Kami juga mengutamakan kepuasan konsumen terhadap Sholin.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar